Lunch 19 : Finding Your Voice (Edward Suhadi)

Temen-temen, tau gak sih kalau beberapa bulan lalu aku sempet suka banget sama kontennya salah satu storyteller yang video nya sempet viral beberapa waktu kemaren? Yes, kalau temen-temen ngefollow akun media sosial nya pasti bakal bisa ketebak siapa! Ko Edward Suhadi!

Jujur aja, abis nonton dan ngeliat hasil karyanya aku selalu merasa tergerak dan berharap bisa nge-reach level Ko Edward buat pembuatan tulisan dan konten di kedepannya! 

Dan ga nyangka banget kalau di episode ke 19 Thirty Days of Lunch, Ko Edward bisa jadi salah satu guess nya! Personally, aku ga pernah ngeliat live talk-show nya Ko Edward karena aku baru banget tentang dia. Ga nyangka banget sama cara Ko Edward yang blak-blakan n selalu to the point. Nah, mainly sih di podcast ini Ko Edward cerita proses dia mencapai levelnya yang sekarang tuh gimana termasuk key points selama perjalanan karir dia apa dan beberapa issue yang sering banget ada diantara kalangan muda kaya kamu dan aku temen-temen.  

Nah , salah satu highlight yang menarik yang disampein Ko Edward itu adalah poin tentang privilege. Isu ini bukan isu yang asing, dan aku yakin banget banyak orang yang ngerasa ‘life is unfair due to this privilege’ tapi bukan berarti disaat kamu dan aku nganggep ‘life is unfair due to this privilege then we can not reach a higher place’. Karena, 

“Everything in life is a spectrum dan kuncinya kalau ibaratnya kita punya pion, yang bisa taro pionnya dimana itu adalah diri kita sendiri” – Ko Edward. 

Mau punya sesuatu yang disebut-sebut ‘privilege’ atau ngga, kalau emang punya niat, udah coba berusaha latian, dan ngelakuinnya konsisten pasti aku dan kamu bisa! Everything in your life needs a sacrifice. Bahkan, aku sendiri walaupun suka banget sama hal yang gampang dan instan bakal merasa insecure dan curiga sendiri ketika ada ‘sweets without ants’.

Kaya ‘kok aneh ya? kenapa jadi gampang banget gini tanpa struggle n effort yang berdarah-darah tapi uda jadi? kayanya kedepannya bakal banyak disaster deh’. LOL, bukan berarti ak ga bersyukur ya kalau emang udah gitu aja jadi, like siapa sih yang ga mau hahaha. Tapi, buat mencapai sesuatu yang bigger n better obviously apa yang perlu kita korbanin juga harus sepadan sama apa yang jadi goals kita. And I really get it, ketika Ko Edward ngebahas artikelnya tentang ‘rules and exception’. Here’s the link 🙂 

http://edwardsuhadi.com/2017/09/20/hidup-yang-enak-dan-hidup-yang-ga-enak/

Well, at the end sih temen-temen, selain aku pengen nyampein makasih banyak buat Ko Edward dan thirty days of lunch yang uda ngasih kesempatan supaya kita semua punya akses informasi yang sama. And, this will also be officially my first attempt to be more consistent in writing within the next 30 days 🙂 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website at WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: